Judul Skripsi Keperawatan
Kalau teman-teman butuh buat perbandingan dan pandangan silahkan download judulnya sekarang juga....GRATISSSSSSS
1. Judul Skripsi Keperawatan 1....Download
2. Judul Skripsi Keperawatan 2....Download
3. Judul Skripsi Kesehatan Masyarakat 1....Download
4. Judul Skripsi Kesehatan Masyarakat 2....Download
5. Judul Skripsi Kesehatan Masyarakat 3....Download
Konsep Keperawatan Keluarga
konsep dasar keperawatan
I. PENDAHULUAN
Salah satu aspek yang penting dalam keperawatan adalah keluarga. Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat merupakan klien keperawatan atau si penerima asuhan keperawatan. Keluarga berperan dalam menentukan cara asuhan yang diperlukan anggota keluarga yang sakit. Keberhasilan keperawatan di rumah sakit dapat menjadi sia-sia jika tidak dilanjutkan oleh keluarga. Secara empiris dapat dikatakan bahwa kesehatan anggota keluarga dan kualitas kehidupan keluarga menjadi sangat berhubungan atau signifikan.
Keluarga menempati posisi diantara individu dan masyarakat, sehingga dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada keluarga, perawat mendapat dua keuntungan sekaligus. Keuntungan pertama adalah memenuhi kebutuhan individu, dan keuntungan yang kedua adalah memenuhi kebutuhan masyarakat.Dalam pemberian pelayanan kesehatan perawat harus memperhatikan nilai-nilai dan budaya keluarga sehingga dapat menerima.
II. Definisi keluarga
Banyak ahli menguraikan pengertian keluarga sesuai dengan perkembangan sosial masyarakat. Berikaut akan dikemukakan beberapa pengertian keluarga.
A. Raisner (1980)
Keluarga adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih yang masing-masing mempunyai hubungan kekerabatan yang terdiri dari bapak, ibu, adik, kakak dan nenek.
B. Logan’s (1979)
Keluarga adalah sebuah sistem sosial dan kumpulan daribeberapa komponen yang saling berinteraksi satu dengan lainnya.
C. Gillis (1983)
Keluarga adalah sebagaimana sebuah kesatuan yang kompleks dengan atribut yang dimiliki tetapi terdiri dari beberapa komponen yang masing-masing mempunyai sebagaimana individu.
D. Duvall (1986)
Menguraikan bahwa keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional serta...Baca selengkapnya
Download di sini :
http://www.ziddu.com/download/8168278/KONSEPKELUARGA.docx.html
Home Care Stroke
I. PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Stroke masih merupakan penyebab utama invaliditas – kecacatan sehingga orang tergantung pada orang lain pada kelompok usia 45 tahun ke atas dan angka kematian yang diakibatkannya juga cukup tinggi. Banyak upaya, penelitian, yang telah dilakukan oleh para pakar dalam bidang stroke ini, bagaimana cara mencegahnya, bagaimana cara mencegah agar tidak berulang sekiranya seseorang pernah mendapat stroke, bagaimana mengurangi kerusakan atau kematian yang diakibatkannya sekiranya stroke terjadi, dan bagaimana mengoptimasi keadaan pasien yang telah dikurangi kemampuannya oleh stroke, melakukan rehabilitasi.
Sebagian besar penderita stroke akan pulang ke rumahnya masing-masing. Hanya sebagian kecil yang masih memerlukan perawatan secara tetap di rumah sakit dan penderita ini cenderung merupakan manula yang usianya amat lanjut atau orang-orang yang sebelum mengalami stroke sudah mempunyai permasalahan jasmani atau mental lainnya. Sebagai contoh, penderita yang sebelumnya sudah demensia tidak akan memperlihatkan banyak kemajuan bila terkena serangan stroke. Keluarga penderita yang tidak dapat dibawa pulang ini perlumemikirkan penitipan penderita panti jompo dengn bantuan dari para pekerja sosial. Kadang-kadang saja ada penderita stroke yang harus tinggal di rumah sakit dalam untuk jangka waktu yang lama.
Sikap penderita ketika pulang dari rumah sakit berbeda-beda. Sebagian penderita ingin secepatnya pulang ke rumah dan kalau keinginan ini diperbolehkan, mungkit dapat timbul kesulitan akibat penderita dan keluarganya beum siap. Sebagai akibatnya, semangat mereka dapat merosot sekali. Akan tetapi, sebagian lagi enggan meninggalkan lingkungan rumah sakit yang memberikan pelayanan dan perlindungan, sekalipun merasa sudah siap pulang ke rumah. Penderita ini mengkhawatirkan berbagai resiko yang akan mereka hadapi di luar rumah sakit tanpa bantuan dan dukungan dari dokter, perawat serta ahli-ahli terapi lainya. Namun demikian, pada suatu resiko tersebut harus dihadapi dan hampir selalu penderita dapat mengatasinya jauh lebih baik daripada apa yang mereka sangka.
Seorang penderita stroke biasanya dapat dipulangkan ke rumah mereka sendiri bila suami atau istrinya masih adadan mampu merawatnya. Penderita yang sudah menduda atau menjanda ataupun penderita yang bujangan dapat saja pulang kerumahnya kalau ada anak-anak atau sanak saudara yang bersedia merawatnya. Akan tetapi di alam kehidupan modern ini di mana setiap orang mendambakan keluarga kecil dan banya pasangan suami istri yang dua-duanya berkerja, kemungkinan perawatan di rumah hampir mustahil dilaksanakan. Dalam keadaan seperti ini, biasanya seorang penderita stroke yang jompo akan dirawat dalam panti-panti jompo.
B. TUJUAN
Maksud dalam pembuatan TBR ini adalah untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang merawat pasien stroke setelah pulang dari rumah sakit.
C. MANFAAT
Untuk lebih meningkatkan pengetahuan dalam merawat penderita stroke di rumah sehingga dengan memberikan perawatan yang baik dapat mencegah terjadinya serangan stroke kembali dan dapat memberikan semangat hidup serta peningkatan mutu kehidupan penderita stroke di rumah dan dalam aktivitas sehari-hari.....
Download selengkapnya di sini
Askep Hemofilia
Asuhan Keperawatan Pasien Hemofilia
Pengertian
Hemofilia adalah kelainan perdarahan yang disebabkan adanya kekurangan salah satu faktor pembekuan darah. Hemofilia merupakan penyakit gangguan pembekuan darah dan diturunkan oleh melalui kromoson X. Hemofilia di bedakan menjadi dua, yaitu Hemofilia A yang ditandai karena penderita tidak memiliki zat antihemofili globulin ( faktor VIII ), Hemofilia B atau......Baca selengkapnya
Asuhan Keperawatan Emfisema
Asuhan Keperawatan Emfisema
A.PENGERTIAN
Suatu perubahan anatomis paru yang ditandai dengan melebarnya secara abnormal saluran udara bagian distal bronkus terminal, yang disertai kerusakan dinding alveolus. (The American Thorack society 1962)
B.PENYEBAB
1. FAKTOR GENETIK
Factor genetic mempunyai peran pada penyakit emfisema. Factor genetic diataranya adalah atopi yang ditandai dengan adanya eosinifilia atau peningkatan kadar imonoglobulin E (IgE) serum, adanya...Baca selengkapnya
Asuhan Keperawatan Asthma Bronkiale
ASTHMA BRONKHIALE
A. Pengertian
Asthma adalah suatu gangguan yang komplek dari bronkial yang dikarakteristikan oleh periode bronkospasme (kontraksi spasme yang lama pada jalan nafas). (Polaski : 1996).
Asthma adalah gangguan pada jalan nafas bronkial yang dikateristikan dengan bronkospasme yang reversibel. (Joyce M. Black : 1996).
Asthma adalah penyakit jalan nafas obstruktif intermiten, reversibel dimana trakea dan bronkhi berespon secara hiperaktif terhadap stimulasi tertentu. (Smelzer Suzanne : 2001).
Asthma bronchial adalah suatu penyakit dengan ciri meningkatnya respon.
trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan dengan manifestasi adanya penyempitan jalan nafas yang luas dan derajatnya dapat berubah-ubah baik secara spontan maupun hasil dari pengobatan (The American Thoracic Society).
B. Etiologi
Ada beberapa hal yang merupakan faktor predisposisi dan presipitasi
timbulnya serangan asthma bronkhial....Baca selengkapnya
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ASTHMA BRONKHIALE
A. Pengkajian
- Riwayat kesehatan yang lalu:
- Kaji riwayat pribadi atau keluarga tentang penyakit paru sebelumnya.
- Kaji riwayat reaksi alergi atau sensitifitas terhadap zat/ faktor lingkungan.
- Kaji riwayat pekerjaan pasien.
- Kaji riwayat pribadi atau keluarga tentang penyakit paru sebelumnya.
- Aktivitas
- Ketidakmampuan melakukan aktivitas karena sulit bernapas.
- Adanya penurunan kemampuan/peningkatan kebutuhan...Baca selengkapnya
- Ketidakmampuan melakukan aktivitas karena sulit bernapas.
Download Power Point Asthma
Asuhan Keperawatan Gagal Jantung
PENGERTIAN
Gagal jantung adalah suatu keadaan dimana jantung tidak mampu lagi memompakan darah secukupnya dalam memenuhi kebutuhan sirkulasi untuk metabolisme jaringan tubuh, sedangkan tekanan pengisian ke dalam jantung masih cukup tinggi.
PENYEBAB
Terjadinya gagal jantung dapat disebabkan :
1. Disfungsi miokard (kegagalan miokardial)
Ketidakmampuan miokard untuk berkontraksi dengan sempurna mengakibatkan isi sekuncup ( stroke volume) dan curah jantung (cardiac output) menurun.
2. Beban tekanan berlebihan-pembebanan sistolik (systolic overload)
Beban sistolik yangb berlebihan diluar kemampuan ventrikel (systolic overload) menyebabkan hambatan pada pengosongan ventrikel sehingga menurunkan curah ventrikel atau isi sekuncup.
3. Beban volum berlebihan-pembebanan diastolic (diastolic overload)
Preload yang berlebihan dan melampaui kapasitas ventrikel (diastolic overload) akan menyebabkan...Baca selengkapnya


